Dishub Pasaman Uji Kelayakan Kendaraan Angkutan Umum dan Barang

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Dinas Perhubungan Pasaman melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan umum dan barang untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, di depan kantor Pengendali Terminal Benteng Lubuksikaping, Selasa (05/062018).

Kepala Dinas Perhubungan Pasaman, Asril Amir mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Lalin dan angkutan Barang, UPT KIR dan bekerjasama dengan Satlantas Polres Pasaman, serta pihak kesehatan.

"Kelayakan kendaraan dilihat dari pengecekan kendaraan, rem, kestabilan roda, maupun berat kendaraan jika dinyatakan layak, maka bisa digunakan untuk mengangkut penumpang maupun barang," katanya kepada Indonesiasatu.co.id.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalin, Zulfahmi didampingi Kepala Bidang Angkutan Barang, Rizalwin menjelaskan, Dinas Perhubungan memeriksa sebanyak 30 bus, dan dari hasil pengecekan kondisi bus serta izin trayek, sebanyak 10 bus dinyatakan tidak layak jalan atau beroperasi.

"Dari 30 an bus yang diperiksa, ditemukan sekitar 10 unit bus tidak laik jalan. Diantaranya tidak KIR, tidak izin trayek dan asuransi kadaluarsa," katanya.

Kata Zulfahmi, sebanyak 10 bus yang tidak layak itu,"Untuk administrasinya tentu harus dilengkapi dengan surat-surat kendaraan, dan pemeriksaan kelayakan teknis kendaraan seperti kondisi ban, rem, spion dan banyak yang lainya," pungkas dia.

Kabid Angkutan dan Barang, Rizalwin juga menegaskan,"Kami menindak tegas bus yang melanggar aturan layak jalan tersebut dengan ancaman penghentian operasi. Sedangkan yang layak beroperasi mendapatkan tanda pengenal resmi dari Dishub," sebutnya.

Rizalwin menyampaikan dengan pemeriksaan tersebut diupayakan untuk mengambil langkah antisipasi dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bermanfaat untuk masyarakat dan kita berharap angka kecelakaan berkurang,” harapnya. (Anto)

  • Whatsapp

Index Berita